Selasa, 07 April 2015

HUKUM NUN MATI ATAU TANWIN KETIKA BERTEMU HURUF HIJAIYAH

Sebelum dibahas lebih lanjut, alangkah baiknya agar kita berkenalan dulu dengan nun mati dan tanwin, kenapa hukum nun mati sama dengan tanwin. Nun mati adalah nun yang diberi harakat sukun, walaupun pada hakekatnya sukun bukanlah harakat. Apa sebab dinamakan nun mati ? jawabnya adalah karena pada huruf nun tersebut tidak mengeluarkan bunyi dari harakat manapun. Dan yang dinamakan tanwin adalah harakat dobel dari masing-masing harakat. Lah sekarang apa hubungannya tanwin dengan nun mati sampai hukum bacaannya dijadikan satu? jawabnya adalah coba sekarang praktekkan bunyi harakat tanwin dengan memperhatikan skema di bawah ini :
Jadi, pada hakikatnya suara tanwin adalah suara nun mati yang tidak terlihat ketika ditulis atau lebih simpelnya nun mati dan tanwin yaitu sama dalam suara dan lain dalam tulisan. Oleh sebab itu, maka hukum bacaan nun mati atau tanwin ketika bertemu huruf hijaiyah dijadikan satu.
Setelah kita tahu tentang hahikat nun mati dan tanwin, marilah kita pelajari hukum bacaan dari nun mati dan tanwin ketika bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah.
Hukum bacaan nun mati atau tanwin ketika bertemu dengan huruf hijaiyyah terbagi menjadi 5 (lima). Yaitu : Idzhar, Idgham bighunnnah, Idgham bilaghunnah, Iqlab dan ikhfa.
Lebih jelasnya silahkan lihat skema di bawah ini.

Dari skema di atas bisa difahami pembagian hukum bacaan ketika nun mati dan tanwin bertemu dengan huruf hijaiyah.
Untuk pembahasan masing-masing bacaan kita akan bahas pada postingan selanjutnya.
Semoga bermanfa’at.
Wallahu a’lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar